Jumat, 09 Juli 2010

Untuk Jadi Pengganti Avanza-Xenia, Perodua Alza Perlu Penyesuaian?


Mengingat umur si kembar Avanza-Xenia sudah hampir 8 tahun, maka pantaslah bila Perodua Alza, MPV (Multi-Purpose Vehicle) berkapasitas 1.500 cc ini diproyeksikan sebagai pengganti.

PT Toyota Astra Motor (TAM) pun mengakui kalau Avanza-Xenia sudah waktunya melakukan mayor change. “Sesuai siklus produk, mudah-mudahan tahun depan ada yang baru pada model ini,” buka nara sumber yang ditemui saat peluncuran program Car For Tree kemarin. Bahkan kabarnya akhir tahun ini tes jalan pengganti Avanza-Xenia ini sudah akan dilakukan.

Meski begitu belum ada kepastian apakah Perodua Alza yang merupakan proyek kerjasama TMC (Toyota Motor Corp.) dengan DMC (Daihatsu Motor Corp.) untuk pasar Asean ini akan 100 persen menjadi penggantinya. “Mengingat Avanza dan Xenia yang sekarang beredar di Indonesia merupakan model yang benar-benar di develop di Indonesia sesuai kebutuhan orang Indonesia,” lanjutnya.

Kalaupun benar-benar menggunakan Perodua Alza sebagai basis mobil yang akan dipakai, dipastikan akan banyak penyesuaian. Tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan orang Indonesia. Bahkan kabarnya terjadi beberapa perubahan posisi manager di PT TAM salah satunya adalah untuk menyiapkan model baru ini.

Senin, 29 September 2008

20% Mobil Mercy Gunakan Hybrid tahun 2015

Produsen mobil premium Jerman Mercedes Benz menargetkan, satu dari lima kendaraan Mercedes Benz akan menggunakan mesin hybrid mulai 2015 mendatang.

Direktur penjualan Mercedes Benz Klaus Maier menyatakan jika pemerintah Jerman tak merubah kebijakan terkait industri automotif, maka pihaknya yakin target ini akan terealisasi.

Target ini sekaligus memupuskan anggapan orang bahwa Mercedes tak memiliki kemampuan bermain di segmen hybrid. Keraguan banyak kalangan lebih disebabkan pengembangan teknologi hybrid yang tak terlalu populer oleh produsen mobil Eropa. Terlebih lagi Mercedes belum memiliki pengalam memproduksi mobil hybrid secara masal.

Menurut laporan Auto Motor und Sport, Mercedes telah menentukan target peluncuran produk hybridnya sekali dalam satu tahun, dan akan dimuali 2009. Selain itu, Mercedes juga akan merilis hybrid yang dikombinasikan dengan mesin diesel.

Menurut Maier, produk Mercedes masih akan menggunakan mesin bakar konvensional secara massal dalam 20 hingga 30 tahun ke depan. Sementara mobil kecil, akan menjadi tren baru dengan berpenggerak listrik dan hybrid (semi listrik). Sementara mobil bermesin besar, seperti SUV, akan dilengkapi dengan mesin yang dapat menggunakan campuran bahan bakar alternatif seperti biofeul dan teknologi mesin bakar yang masih dikembangkan.

Mercedes Vito BlueEfficiency

Mobil van yang ringan belum tentu bisa lebih efisien bahan bakar dan ramah lingkungan dibanding truk atau bus yang berat. Konsep inilah yang diterjemahkan Mercedes Benz dalam bentuk model van Vito BlueEfficiency.

"Kami berfikir bagaimana caranya dapat memenuhi keinginan konsumen etrhadap sebauh mobil komersial yang dapat menampung beban banyak namun mobil tersebut beremisi rendah," kata Wilfried Porth, pimpinan divisi Van Daimler AG dalam pernyataan resminya.

Menjawab tantangan ini, Porth mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa produk yang disebut sebagai Shaping Future Transportation'. Produk yang akan diperkenalkan berupa van bermesin hybrid, termasuk plug-in Spriter serta Vito BlueEfficiency yang menggunakan mesin diesel super efisien.

Rahasia efisiensi bahan bakar terdapat pada penggunaan enam percepatan transmisi, fitur start and srop engine, serta paket peningkatan aerodinamis. Dibanding tipe standar Vito, varian BlueEfficiency-nya mengonsumsi solar 1,5 liter lebih irit setiap menempuh jarak 100 km. Sementara emisi karbondiksidanya dapat dipangkas sebesar 40 gr/km.

Segmen van dengan teknologi efisiensi, memang menjadi incaran berbagai pabrikan kendaraan. Tak hanya Mercedes Benz sendiri, produsen satu negaranya, Volkswagen juga mengembangkan Crafter BlueMotion Studie yang juga diklaim memiliki teknologi diesel yang sangat efisien. Mobil berbobit 3,5 ton ini mengomsumsi bahan bakar sekira 13,4 km/liter. Sebagai mobil bermesin diesel, emisi natrium oksid (NOx) menjadi perhatian. Namun tak maslah dengan penggunaan SCR katalis yang disebut teknologi AdBlue yang mengurangi kadar NOx secara signifikan. Tak heran emisi mobil ini sudah memenuhi standar Euro 5.

Pabrikan mobil Jepang Nissan tak ketinggalan dengan rencana merilis truk ringan Cabstar. Mobil yang renananya mulai dipasarkan pada 2012 ini, menggunakan mesin hybrid yang diklaim mampu mengurangi emisi CO2 hingga 30 persen. Mesin hybrid Cabstar dikembangkan bekerjasama dengan perusahaan transmisi ZF. Truk tingan tersebut didesain untuk penggunaan perkotaan sehingga fitur start and stop akan juga dipasangkan menambah nilai efisiensi.

Mercedes Benz Vito, VW Crafter BlueMotion, dan Nissan Cabstar akan melengkapi turt serta memeriahkan pameran mobil van masa depan di Hanover Jerman tahun ini.

Minggu, 28 September 2008

Wagon R Stingray

Wagon R Stingray

Suzuki tengah melempar ke pasar untuk pasar Jepang yakni new Wagon R dan Wagon R Stingray yang beberapa waktu lalu diisukan menjadi new Suzuki Karimun ini. Dengan desain yang lebih simpel dan lebih stylish mobil ini akan mendapat hati oleh masyarakat Jepang yang mengidamkan mobil yang kecil, hemat dan ramah lingkungan.

Suzuki merilis new Wagon R dan Wagon R Stingray, untuk new Wagon R merupakan vesi standar sedangkan Wagon R Stingray merupakan varian berbeda walau memakai basis produksi yang sama. Kedua mobil tersebut menggunakan mesin turbocharged 660cc dan telah menggunakan 4 atau 5 speed automatic atau sebuah CVT.

Untuk Wagon R Stingray telah menggunakan turbocharged dengan CVT yang dilengkapi paddle shifters sehingga lebih mudah menggunakan kendaraan. Dengan beberapa fitur kelengkapan lainnya yang tidak dimiliki oleh new Wagon R standar Wagon R Stingray menjadi salah satu kendaraan yang memiliki sentuhan yang berarti.

Suzuki berharap dapat menjual lebih dari 18.000 unit kendaraan new Wagon Rs tiap bulannya, apakah dengan strategi marketing dari pihak Suzuki dapat mendapatkannya, kita lihat perkembangannya beberapa bulan mendatang.

Hyundai Santa Fe blue Hybrid

Hyundai Santa Fe blue Hybrid
Hyundai kini mengeluarkan versi kendaraan hybrid-nya yaitu Santa Fe blue Hybrid, dimana varian ini tetap mempertahankan keseluruhan desain, bentuk dan dinamika dari Santa Fe versi standar-nya, perbedaannya hanya terletak apa yang terdapat dibawah hood-nya, alias mesinnya saja.

Para insinyur dari Hyundai sudah mengembangkan sebuah sistem kepemilikan pengendaraan hybrid paralel yang dipasangkan dengan mesin Theta berkapasitas 2.4 liter (2400 cc) yang sangat bertenaga namun hemat bahan bakar yang menggunakan transmisi automatic enam-percepatan sedangkan motor elektrik 41PS dicangkokan untuk lebih memaksimalkan penghematan bahan bakar dan mampu untuk meredam emisi gas buang CO2. Kepemilikan dari sistem pengendaraan hybrid paralel ini yang kemudian akan dibuat sebagai dasar untuk pengembangan model mesin hybrid dimasa depan oleh Hyundai.

Advanced hybrid technology
Dikembangkan dipusat penelitian Namyang R&D Centre di Korea, teknologi hybrid petrol-electric yang ditampilkan pada Santa Fe blue Hybrid mampu meredam emisi gas buang CO2 hingga 148 g/km dan juga mampu menghantarkan konsumsi bahan bakar sebanyak 6.2L/100km. Dengan perkiraan kecepatan maksimum yang dapat dicapai hingga 170 km/h

Tenaga pendorong elektrik untuk Santa Fe blue Petrol-Electric Hybrid menggunakan sebuah motor elektrik 41PS (205Nm), yang dipasangkan secara langsung dengan transmisi automatic enam-percepatan. Rasio ketiga gir teratas sudah diperluas untuk memastikan bahwa putaran rendah revolutions per minute (RPM) dari mesin dan untuk lebih menjaga lagi kestabilan bahan bakar.

Tenaga elektriknya disimpan dalam baterai Lithium Polymer 270V yang dapat diisi ulang (5.3Ah/270V) dimana baterai ini mempunyai keunggulan dibandingkan dengan baterai-baterai Lithium-Ion lainnya, termasuk kepadatan energi yang tinggi dan biaya pembuatan yang rendah. Li-Poly juga tahan terhadap kerusakan fisik dan juga bisa mengisi ulang kembali tenaga baterai sebelum kapasitasnya menurun.

Hyundai berencana untuk memulai penjualan dari mobil elektrik hybrid pertamanya dibulan Juli 2009. Mobil ini akan dijual kepasaran pertama kali di daratan Korea dengan label Avante, Elantra LPI Hybrid akan menjadi kendaraan hybrid listrik pertama didunia yang ditenagai oleh liquid petroleum gas (LPG) dan juga menjadi yang pertama dalam mengadopsi keunggulan dari baterai Li-Poly .

Dapatkan 0.005 US Dollar setiap anda klik